Benarkah Transaksi Menggunakan Uang Nontunai Bisa Membuat Kita Lebih Hemat?

Bagi sebagian orang, masih sulit melepaskan uang tunai dalam kehidupan sehari-hari meski teknologi  pembayaran sudah canggih.

Tak hanya dengan kartu debit atau kredit, metode pembayaran kini bisa secara nirkontak seperti tap perangkat ke mesin atau pindai kode QR. Ternyata, penggunaan pembayaran nontunai bisa membantu Anda untuk lebih hemat pengeluaran.

Hal tersebut disampaikan Emmie Martin, saat menulis di CNBC mengenai pengalamannya sama sekali tak menggunakan uang tunai dan hanya mengandalkan kartu kredit untuk transaksi.

"Saya ingin melihat apakah saya dapat mengurangi pengeluaran saya dengan meyimpan uang tunai dan hanya menggunakan kartu kredit saya selama seminggu. Meskipun diet tunai bekerja untuk sebagian orang, saya penasaran apakah yang sebaliknya juga bisa berhasil," ujar Martin sebagaimana dikutip dari CNBC.

Menggunakan kartu kredit untuk pembayaran membuatnya lebih bertanggungjawab atas apa yang dibelinya.

Sebelum memulai minggu bebas tunai, Martin menghitung kembali berapa banyak biasanya yang ia habiskan selama tujuh hari. Martin memperkirakan, rata-rata pengeluarannya selama seminggu sebesar 200 dollar AS untuk berbagai kebutuhan, seperti belanja sampai nongkrong dengan teman.

Untuk memulai eksperimen ini, ia memangkas dana tersebut menjadi setengahnya. Dengan drmikian, Martin menargetkan hanya akan mengeluarkan uang 100 dollar AS permimggu menggunakan kartu kredit.

Mulanya Martin ragu dirinya bisa lebih berhemat menggunakan kartu kredit. Pasalnya, kartu terlalu mudah untuk digunakan dan membuat kecenderungan untuk terus belanja semakin tinggi.

"Saya masih khawatir bahwa kemudahan menggesek kartu kredit akan mendorong saya untuk terus menggunakannya tanpa berpikir," tutur Martin.

Untuk memastikan dirinya tetap memegang target tersebut, Martin selalu membuat daftar barang atau kebutuhan yang akan dibeli dalam sepekan. Ia juga mencatat pengeluaran menggunakan kartu kredit maupun aplikasi dompet digital.

Namun, di paruh kedua minggu perjuangannya itu, Martin menyadari bahwa dirinya telah menghabiskan 78 dollarAS untuk makan siang bersama, nongkrong dengan teman, maupun keperluan rumah tangga.

Ia pun terkejut melihat seberapa besar uang yang telah dihabiskan di paruh pertama minggu tersebut.

"Itu adalah wake up call, saya hanya punya 22 dollar AS untuk bertahan selama akhir pekan," kata Martin.

Baca juga: Ini Cara untuk Lepas dari Jeratan Utang Kartu Kredit

Akhirnya Martin mulai mengatur strategi bagaimana bertahan hidup dengan sisa 22 dollar hingga tiga hari ke depan.

"Saya melebihi anggaran saya, tetapi secara keseluruhan, saya masih menyimpan uang," lanjut dia.

Suatu waktu, Martin terpaksa melanggar kesepakatan tersebut karena di hari terakhir, di mana ia hanya punya sisa 3 dollar AS, ia pergi dengan temannya untuk pedikur. Biaya yang dibutuhkan sebesar 22 dollar AS dan ia juga meninggalkan tip 8 dollar AS.

Martin mengatakan bahwa itu satu-satunya waktu sepanjang percobaan yang ia langgar. Setelahnya, ia merasa bersalah karena telah melanggar komitmennya sendiri. Meski begitu, ia tetap menikmatinya.

Sebagai gantinya, Martin akan memangkas pengeluaran mingguannya lebih dari 70 dollar AS secara keseluruhan.

"Menggunakan kartu kredit lebih mudah. Sepanjang minggu, saya tidak pernah mencari-cari perubahan yang tepat atau merasa cemas karena tidak memiliki cukup uang untuk dapat membayar sesuatu," ucap dia.

Secara total, sepanjang minggu tersebut Martin hanya menghabiskan 127 dollar AS. Penghematannya lumayan signifikan dibandingkan dengan minggu-minggu sebelumnya dengan mencapai 200 dollar AS per minggu.

Menurut Martin, penggunaan kartu kredit merupakan cara yang efektif bagi dirinya untuk menghemat uang. Sebab, secara otomatis aplikasiperbankan akan merekam setiap transaksi.

"Melihat angka-angka yang tertulis memaksa saya untuk tetap bertanggung jawab. Setiap kali saya membeli sesuatu, saya harus melihat lagi seberapa dekat saya dengan batas saya," jelas  Martin.

Selama paruh kedua minggu itu, Martin mencoba menghabiskan uang sesedikit mungkin supaya tak melebihi target. Meskipun akhirnya meleset sedikit dari target, Martin menganggap percobaan ini sukes membuatnya menghemat uang.

"Saya juga tidak memaksakan diri untuk mengurangi semuanya. Saya masih menikmati makan di luar dengan teman-teman dan bahkan pedikur," kata Martin.

Martin menambahkan, meskipun metode ini bekerja bagi dirinya, kartu kredit memiliki banyak kerugian. Bagi banyak orang, mereka dapat menyebabkan hutang berbunga tinggi yang tidak pernah sepadan.

Tetapi jika Anda dapat menggunakan kartu kredit secara bertanggung jawab dan disiplin melunasi saldo Anda secara penuh setiap bulan, komitmen tanpa uang tunai dan hanya mengandalkan kartu bisa membantu Anda menabung lebih banyak.